Kisah Nyata Putroe Neng 100 Kali Menikah, 99 Suami Tewas Saat Malam Pertama
Biasanya dizaman sekarang pasangan menikah paling banyak 4 orang atau sekurang nya 2 orang saja.
Dan biasanya pula yang menikahi banyak itu adalah pria, sedangkan wanita adalah yang dinikahi.
Namun taukah kamu kalau ada perempuan yang justru menikahi banyak pria?
Ternyata memang ada loh, sosok itu bernama Putroe Neng.
Salah satu sosok wanita kuat yang mampu menikahi 100 pria.
Putroe neng sendiri berasal dari daerah Aceh, nama sebenarnya adalah Nian Nio Lian Khie, hingga ia menjadi muallaf dan merubah namanya menjadi putroe neng setelah menikah dengan Sultan Meurah johan.
Putroe Neng bukan wanita sembarangan, ia adalah komandan perang asal Tiongkok dengan pangkat jendral dari China Budha.
Pada saat peperangan, sultan mampu menaklukan pasukan yang dipimpin oleh Putroe Neng pada masa sebelum ia menjadi mualaf.
Setelah menikah, sultan ditemukan tak bernyawa dan tubuh membiru setelah malam pertama dengan putroe neng.
Kematian Meurah bukanlah kesengajaan, dan Putroe Neng tidak tahu menahu masalah ini.
Kemudian pada malam pertama untuk kedua kali, sang suami dari Putroe Neng kembali meninggal.
Kejadian ini kembali terulang hingga 98 lelaki yang menikahi Putroe Neng berikutnya.
Setelah diselidiki ternyata putro neng tak sengaja membunuh, ada semacam racun yang di oleskan di organ intim nya hingga membunuh siapapun yang ia nikahi.
Racun ini tidak ditanamkan oleh Putroe sendiri, tapi justru oleh neneknya.
BACA HALAMAN 3
Maksud dari sang nenek adalah untuk mengantisipasi terjadinya pemerkosaan terhadap cucunya saat masa-masa perang.
Hingga pada akhirnya Putroe Neng kembali menikah untuk yang ke-100 kalinya dengan Syeikh Syiah Hudam.
Lelaki ini akhirnya bisa menarik racun yang ada dalam tubuh istrinya dan dapat melewatkan malam pertama dengan bahagia.
Sayangnya, meski racun sudah tak lagi bersemayam di tubuh Putroe, pasangan ini sama sekali tidak dikaruniai keturunan.

0 Response to "Kisah Nyata Putroe Neng 100 Kali Menikah, 99 Suami Tewas Saat Malam Pertama"
Post a Comment